Dalam Islam terdapat tingkatan makrifatullah (pengenalan
terhadap Allah), yaitu syariat, thariqat (tarekat) dan haqiqat (hakikat).
Misalnya dalam hal puasa (shaum). Shaumnya seorang ahli syariat cukup hanya
dengan menahan lapar, haus dan hubungan suami istri. Shaumnya ahli thariqat
diiringi dengan menjaga pancaindera, yaitu mata dari memandang yang tidak
pantas, telinga dari mendengar yang tidak pantas, dst. Sedang shaumnya ahli
hakikat diiringi dengan menjaga gejolak hati dan fikiran. Hati dan fikiran dihindarkan
dari segala sesuatu yang sifatnya negatif.
Saya melihat hal ini bisa juga diterapkan di bisnis kangen
water. Tingkatan syariat adalah edukasi, yang sifatnya serba gemerlap dan indah,
penuh gebyar. Setelah seseorang diedukasi, dibawalah ia ke tingkat tarekat,
yaitu follow up. Disinilah terkadang kita menempuh jalan sunyi dan berliku.
Segala kemampuan kita curahkan untuk menempuh jalan ini agar sampai pada
tingkat berikutnya, yaitu hakekat.
Apa yang saya maksud dengan hakekat disini? Closing!!!
Semoga kita selalu dalam bimbingan-Nya meniti
jalan kemaslahatan ini. Salam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar