Senin, 01 Februari 2021

THE POWER OF GIVING

 


Oleh : Kang Dahyani, KangenPreneur 4A Indonesia

 

Jika saat ini, sahabat ingin memiliki mesin Kangen Water tapi belum punya dananya... Semoga tulisan ini bisa jadi inspirasi agar Anda bisa Allah segerakan memiliki mesin Kangen Water walaupun tidak memiliki dananya (dibaca 0 Rupiah).

 

Jika saat ini, sahabat sudah memiliki mesin Kangen Water namun tak bergairah untuk jalankan bisnisnya bahkan walau sekedar untuk maksimalkan share manfaat airnya... Semoga tulisan ini bisa mentenagai, membuka hati dan pikiran tentang bagaimana mensyukuri nikmat memiliki mesin Kangen Water walaupun bisnisnya lagi mandeg!

 

Jumat, 24 November 2017

BENARKAH KANGEN WATER MEM-BASA-KAN pH DARAH ?

Oleh : Wendy baba jundi

Tentu pernah baca artikel ini yaa..

https://health.detik.com/read/2017/11/23/175101/3739917/763/kangen-water-punya-ph-tinggi-dokter-kena-asam-lambung-netral-lagi

 https://health.detik.com/read/2017/11/23/182205/3739946/763/kemenkes-sebut-khasiat-kangen-water-belum-diteliti

Dan masih banyak lagi sebenarnya

Kita bahas yuk. Mudah2an lebih ilmiah dari pendapat narsum diatas

#isu pertama,

"pH asam lambung itu antara 1 atau 2, jadi sangat asam. Jadi ada asam lambung, ada dinding lambung, yang sifatnya defensif. Kemudian pH-nya (makanan dan minuman yang masuk ke lambung) akan dinetralkan lagi oleh asam lambung," tutur dr Ari kepada detikHealth

Tanggapan diatas sangat tepat, air alkali pasti akan jadi asam saat masuk lambung karena iklim lambung di pH sangat asam. Apapun yang masuk lambung pasti akan jadi asam di lambung, baik buah, sayur, air minum, kecoa, anakonda, fortuner jadul, tiang listrik dll. Jadi gak ngaruh juga donk makan buah dan sayur yaa? Toh jadi asam? Percuma donk? Hehe

Rabu, 24 Agustus 2016

MEMBANGUN MENTAL USAHA

Mengapa atlet Indonesia sulit menjuarai event internasional? Karena mereka tidak memiliki mental juara. Yang mereka miliki adalah mental piknik!

Di tingkat kota/kabupaten mereka bertanding dengan mental juara. Dengan menjadi juara mereka akan diutus kota/kabupaten untuk mewakili bertanding di tingkat propinsi. Sebaliknya jika kalah, pupus juga peluang untuk bertanding di tingkat propinsi. Begitu juga di tingkat propinsi, mereka bertanding dengan mental juara karena keinginan untuk tampil di kejuaraan nasional (kejurnas).

Namun setelah menjadi juara tingkat nasional dan diutus untuk bertanding di tingkat internasional mental juara itu tidak bisa dipertahankan lagi. Mereka puas karena bisa merasakan  berada di luar negeri, sesuatu yang tak mungkin dicapai jika tidak menjadi kontingen negaranya. Mereka sudah cukup puas saat mengenakan kaos yang ada lambang burung garuda dan bendera merah putih di dadanya. Motivasi untuk menang dan menjadi juara tidak bisa lagi dipertahankan. Akhirnya benarlah, mereka tidak pernah menang.

Apa yang terjadi pada Tontowi dan Lyliana di ajang olimpiade Brasil baru saja, menjadi juara dan merebut medali emas di cabang bulutangkis, menunjukkan adanya mental juara pada diri mereka. Mereka sudah bertanding puluhan kali di event internasional sehingga tidak ada lagi sisa-sisa mental piknik. Keinginan mereka hanya satu: memenangkan setiap pertandingan, menjadi juara dan merebut medali emas. Ini adalah puncak prestasi dan mereka  berhasil meraihnya karena berhasil menanamkan mental juara.

Inilah barangkali yang terjadi saat kita menjalankan bisnis kangen water. Mengapa kita sulit untuk closing, karena mental sebagai pengusaha belum kuat. Jika anda masih berstatus karyawan atau PNS, boleh jadi mental sebagai karyawan atau PNS masih sangat dominan. Sebagai karyawan atau PNS anda akan mendapat honor atau gaji di akhir bulan. Saat belum juga closing, mungkin di benak anda terlintas fikiran, “Gak apa-apa belum closing. Toh akhir bulan nanti ada honor atau gaji dari kantor”.

Atau anda adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah dicukupi segala keperluannya oleh sang suami. Bersyukurlah anda memiliki suami seperti itu. Namun hal ini terkadang menjadi penghambat anda untuk closing. Saat anda tidak juga bisa closing, boleh jadi anda akan berkata, “Tak apalah tidak bisa closing, toh seluruh kebutuhanku sudah dicukupi oleh suami”.

Lantas seperti apakah mental juara yang harus kita tanamkan pada diri kita sebagai pebisnis kangen water? Saya akan ajak anda menyimak puisi seorang pebisnis ulung, yang juga mentor saya, yaitu Tuan Haji Ismail bin Ahmad, owner HPA Industries Malaysia. Beliau berkata, “Seorang pengusaha bukanlah orang yang luar biasa, namun orang yang luar biasa usahanya”.

--------------------------------------------------

Usahawan Sejati
Oleh : Tn Haji Ismail Bin Haji Ahmad

Usahawan bukannya manusia luar biasa
Cuma usahawan
Luar biasa kerjanya
Luar biasa ketabahannya
Luar biasa tindakannya
Luar biasa mindanya

Bertemu usahawan itulah rezeki
Kerana usahawan membawa peluang
Kepada yang mahu mengubah diri sendiri

Hidup jiwanya bersama usahawan
Fikir kejayaan
Fikir strategi
Fikir kelemahan diri
Bukan mencari kelemahan orang lain

Masa bagi usahawan
Paling penting
Menyusun, merancang dan mengatur
Yang paling penting
Usahawan tidak takut dengan pesaing
Kerana usahawan sering bersedia
Tetapi pesaing yang takut usahawan
Kerana mereka gimik semata-mata

Istilah gagal dan putus asa
Tiada dalam kamus usahawan
Di balik gagal ada kejayaan
Putus asa pula pintu kekufuran

Cita-cita usahawan cukup tinggi
Kekadang usahawan dikatakan bermimpi
Gerak kerja usahawan penuh wawasan
Pengalaman lampau jadi degree usahawan
Mengalahkan mereka yang punya kelulusan
Yang mampu merancang, tapi tiada pengalaman

Kalau tidak
Usahawan tidak boleh berada
Di puncak jaya
Memiliki yang tidak dimiliki
Usahawan bukannya manusia luar biasa
Usahawan berdiri di atas kaki sendiri

Usahawan punya idola sendiri
Yang patut dicontohi
Bahkan sejarah kejayaan usahawan sendiri
Akan ditulis orang suatu hari nanti

Paling penting
Usahawan manusia yang bertakwa
Banyak kebajikannya
Banyak ibadah dan zikirnya
Kuat perjuangannya
Amat kasih usahawan pada Rasulnya
Amat cinta usahawan pada Tuhannya

Selasa, 23 Agustus 2016

JALAN SUNYI TAREKAT KANGENIYAH


Dalam Islam terdapat tingkatan makrifatullah (pengenalan terhadap Allah), yaitu syariat, thariqat (tarekat) dan haqiqat (hakikat). Misalnya dalam hal puasa (shaum). Shaumnya seorang ahli syariat cukup hanya dengan menahan lapar, haus dan hubungan suami istri. Shaumnya ahli thariqat diiringi dengan menjaga pancaindera, yaitu mata dari memandang yang tidak pantas, telinga dari mendengar yang tidak pantas, dst. Sedang shaumnya ahli hakikat diiringi dengan menjaga gejolak hati dan fikiran. Hati dan fikiran dihindarkan dari segala sesuatu yang sifatnya negatif.
Saya melihat hal ini bisa juga diterapkan di bisnis kangen water. Tingkatan syariat adalah edukasi, yang sifatnya serba gemerlap dan indah, penuh gebyar. Setelah seseorang diedukasi, dibawalah ia ke tingkat tarekat, yaitu follow up. Disinilah terkadang kita menempuh jalan sunyi dan berliku. Segala kemampuan kita curahkan untuk menempuh jalan ini agar sampai pada tingkat berikutnya, yaitu hakekat.
Apa yang saya maksud dengan hakekat disini? Closing!!!
Semoga kita selalu dalam bimbingan-Nya meniti jalan kemaslahatan ini. Salam.