Oleh : Kang Dahyani, KangenPreneur 4A Indonesia
Jika saat ini, sahabat ingin memiliki mesin Kangen
Water tapi belum punya dananya... Semoga tulisan ini bisa jadi inspirasi agar
Anda bisa Allah segerakan memiliki mesin Kangen Water walaupun tidak memiliki
dananya (dibaca 0 Rupiah).
Jika saat ini, sahabat sudah memiliki mesin Kangen
Water namun tak bergairah untuk jalankan bisnisnya bahkan walau sekedar untuk
maksimalkan share manfaat airnya... Semoga tulisan ini bisa mentenagai, membuka
hati dan pikiran tentang bagaimana mensyukuri nikmat memiliki mesin Kangen
Water walaupun bisnisnya lagi mandeg!
Saya sebelumnya memutuskan untuk berhenti sejenak dari
dunia per Kangen Wateran karena beberapa alasan (dibaca: Kebanyakan alasan). Merasa
hilang arah dan tak ada lagi teman yang sejalan untuk berjuang di bisnis ini
(dibaca : Tumbang)
Apakah sahabat juga merasakan apa yang saya rasakan???
Kalau begitu ... Sahabat wajib baca tulisan kali ini sampai habis.
<<Titik Balik Ghirah>>
Di saat saya memutuskan untuk sejenak berhenti dari
dunia per Kangen Wateran. Ada rasa yang tidak nyaman, tidak biasa dan hampa. Namun
untuk menjalaninya sepertinya bingung mau mulai dari mana lagi. Sampai suatu
saat ada warga yang minta tolong karena sedang diabetes basah dan sudah
disarankan amputasi dengan luka yang sudah serius sekali.
Bismillaah, tanpa pikir panjang semangat berbagi mulai
membakar diri. Qodarullah, terapi dimulai dan beliaupun tertutup luka
diabetesnya (dibaca: sembuh) .... Alhamdulillah. Selanjutnya ada ibu-ibu dengan
asam lambung tinggi dan sudah 3 bulan tidak bisa beraktivitas. Alhamdulillah
perubahan setelah diterapi juga signifikan sampai kini beliau bisa aktivitas
lagi.
Dua kejadian ini, menyadarkan saya dan membangkitkan
ghirah saya kembali untuk sharing manfaat Kangen Water dengan lebih fokus
memberi. Semoga Allah jaga niat ini. Aamiin. Hati dan pikiran saya tergugah.
Jika di Banten semua pemilik mesin berhenti, sementara
mesin ini punya manfaat yang luar biasa. Maka betapa bodoh dan tak bersyukurnya
saya. Pikiran ini terus menguatkan diri. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk
ikut MOM (Meeting Owner Machine) alias pertemuan bersyarat hanya bagi para
pemilik mesin di Komunitas Amazing Truehealth (KAT).
Di acara MOM ini saya terbuka dan bisa melihat
gambaran besar potensi dakwah dengan mesin Kangen Water. Materi-materi yang
dibawakan oleh para 6A2-3 Above membuka hati saya yang sempit ... Ternyata
Kangen Water masih bergeliat bagi mereka Pejuang Impian sesungguhnya.
Para 6A2-3 ini sudah ngantongin Passive Income rutin
dari ENAGIC atau gaji pokok minimal 60 juta per bulan diluar komisi dan ini
bisa diwariskan. Ini kembali menguatkan saya dengan impian besar di usia 40
tahun sudah memiliki aset untuk kehidupan saya sehingga saya bisa fokus dakwah
dengan kemapanan. Ini penting agar bisa menjaga keikhlasan dan menjaga keluarga
saat saya berdakwah kemana-mana. Semoga Allah ijabah impian ini. Aamiin.
Saya punya waktu 5 tahun dari sekarang, semoga Allah
panjangkan umur dan berikan kekuatan. Do'akan ya ... 2030 pengen punya pondok
pesantren sendiri walaupun bukan saya yang pimpin. Bismillaah ![]()
![]()
![]()
Di acara MOM saya nyimak salah satu idola kebaikan
saya yakni dr. Wikan yang berkisah tentang bagaimana rahasia dibalik kisah 1
bulan hampir dapat 2 M
Kemudian kisah Pak
Taufik yang gak dapat apa-apa saat niat bisnis hanya bisnis. Namun ketika
sedekah justru Allah lipatgandakan pahala bahkan termasuk bisnisnya.
Dua true story ini betul-betul membakar diri untuk
lebih banyak memberi ketimbang hanya berpikir jualan kesana kemari. Sampai
akhirnya berawal dari postingan program gratis Kangen Water di grup Ciujung
Indah Residence tempat tinggal saya. Ada satu warga yang japri... Beliau adalah
Bapak *Adang Juhar Taufik*
Kisahnya lumayan panjang ya... Tapi saya perlu
ceritakan agar sahabat merasakan bahwa pertolongan Allah itu memang sangat
besar. Baca terus ya... Dikit lagi... Semoga manfaat![]()
![]()
Pertemuan dengan Pak Adang terasa begitu berwarna.
Kesini-kesini saya baru tahu bahwa waktu pertemuan pertama sebenarnya beliau
merasa gak nyaman. *Pesan air, eh kok malah bawa buku dan tetes-tetes*
tapi tujuan yang
tersampaikan dengan benar akhirnya saat itu membuat beliau nyaman dan mau
nyimak sampai usai.
Allah Maha Baik
Wasilah konsumsi airnya Pak Adang dan keluarga
merasakan manfaat perubahan kesehatan yang luar biasa. Ini karena pertolongan
Allah. Beliau bercerita ke sahabat, keluarga dan masyarakat tempat tinggal
beliau di daerah Tangerang. Maklum meski beliau ada di Ciujung Indah, beliau
juga masih tinggal di Tangerang jadi bolak balik. Puluhan galon diambil dari
Tangerang - Serang lalu Serang - Tangerang.
Yang bikin saya termehek-mehek adalah ... Beliau lebih
banyak disedekahkan airnya bukan dijual semata untuk keuntungan. Sampai saya
tanya ... Pak Adang dari Tangerang kesini lalu ke Tangerang lagi itu butuh
waktu berjam-jam lho naik motor. Butuh transport, butuh tenaga... Apa Pak Adang
gak lelah? Beliau menjawab ... GPP saya senang walau saya berlelah-lelah ...
Saya ingin Allah tahu bahwa saya butuh mesin Kangen Water ![]()
Jawaban beliau meluluh lantakkan hati saya. Maa saya
Allah Tabarokallah, mulia sekali sahabat satu ini. Sampai di titik beliau
bilang, kalau saya sudah punya mesin sendiri, saya mau terus bagi-bagikan
airnya paling utama untuk sedekah. Melihat kegigihan beliau saya pun terus
berdoa dan percaya Allah izinkan beliau segera punya mesin kangen water.
Ada sebuah pola yang saya yakini dan lakukan bareng
team selama ini, yakni :
Jika mau memiliki mesin Kangen Water, jangan pikirkan
uangnya dari mana karena ada Allah yang Maha Kaya. Bikin repot pemilik mesin
dengan order sebanyak-banyaknya. Dan percayalah keajaiban itu akan ada bagi
mereka yang serius percaya Allah Maha kaya
Suatu hari beliau datang dan cerita sudah ada 25 juta.
Mohon do'a semoga Allah segerakan ...
Gak selang lama beliau cerita lagi. Pak, saking
semangatnya punya mesin Kangen Water saya lupa anak saya sudah kelas 3 SMK dan
mau kuliah. Sepertinya uang ini buat dia.
Seketika itu juga saya bilang. Pak Adang, bismillah
lupakan soal uang 25 juta. Anggap itu sudah gak ada. Berikan buat jatah kuliah
anak Pak Adang. Tapi saya percaya Pak Adang punya mesinnya. Saya buatkan
proposal ya. Proposal dibuat dan saya berikan ke Pak Adang. Pak Adang, proposal
ini bawa ke Allah. Insya Allah akan ada keajaiban.
Gak selang lama dapat kabar ada yang mau investasi 10
juta. Suatu hari, mesin pompa saya mati, gak bisa produksi dan gak bisa
menghasilkan apapun. Ada agenda yang sudah disiapkan namum ada teman yang
telpon butuh darah golongan O buat mertuanya yang mau operasi. Tanpa pikir
panjang bismillah berangkat. Walau jujur ada rasa takut saat donor darah karena
ini yang pertama kalinya![]()
Sebelum donor darah, saya niatkan buat sedekah dan
berkahnya saya juga mintakan semoga Allah mudahkan Pak Adang punya mesin Kangen
Water. Pulang sore setalah donor darah. Malamnya ketemu pak Adang dan beliau
bilang pengen diajari lagi cara operasikan mesin Kangen Water karena uangnya
udah cukup untuk beli mesin Kangen Water![]()
Allahu Akbar... Mengharu biru dan penuh tanda tanya. Bahkan
sebenarnya jika beliau mau bukan 50 juta tapi bisa 75 juta Allah kasih uangnya
buat Pak Adang ... Singkat cerita beliau berkisah ternyata mertua beliau yang
kebetulan sedang punya dana mau support beliau ditambah dari rekan penggila
sedekah beliau. Maa syaa Allah beruntung saya berada di lingkaran orang - orang
baik.
Semoga siapapun yang baca tulisan ini, semakin
semangat buat sedekah dimana-mana dengan memiliki mesin Kangen Water. Aamiin.
Saya banyak belajar dari Pak Adang tentang keikhlasan
dan sedekah brutal. Kami praktekkan sedekah pagi dari almarhum Gurunda Syech
Ali Jabier... Semoga Allah lapangkan kuburnya, terima amal ibadahnya, dan
ampuni dosa-dosanya. Dan sedikit atau sebesar apapun kebaikan dari perjuangan
kami, semoga pahalanya juga mengalir untuk Gurunda. Aamiin.
Sebagai penutup ada kalimat cinta yang menghujam jiwa
disampaikan Pak Adang. Kang Dahyani, bisa jadi sebenarnya Kang Dahyani BERTAHAN
dan MEMULAI perjuangan di Kangen Water itu karena BERKAH sedekah yang saat ini
Kang Dahyani lakukan. Bukan fokus hanya kepada bisnisnya. Bakal kecewa kalau
sebatas orientasi utama ke bisnisnya. Terima kasih Pak Adang ...
Mohon doa ya ... In Syaa Allah kami akan launching. Khusus
untuk kegiatan bagi-bagi air hidrogen dengan membuat *Komunitas BERKAH (Berbagi
Kebaikan Air Hidrogen) untuk menjaga niat dan saling menguatkan yang kami
bangun di awal* Terima kasih dokter Andhyka dan para guru ... Sangat beruntung
bagi kami menjadi keluarga besar Komunitas Amazing Truehealth. Semoga selamanya
kita bisa berjuang bersama, Jihad Fii Sabiilillah bersama KAT... Kejar Akhirat
Terus ![]()
Semoga bermanfaat, yang baik datang dari Allah yang
buruk datang dari keawaman kami. Mohon dimaafkan dan terus saling mendo'akan. Salam
Cinta![]()


Tidak ada komentar:
Posting Komentar